Penampilan Nana sebagai Hui Yeon di drama Korea The Scandal ternyata masih jadi bahan obrolan di kalangan penonton. Salah satu yang paling ramai diperhatikan adalah bentuk bibirnya yang terlihat lebih penuh.
Dari situ muncul berbagai komentar tentang filler bibir Nana. Ada yang merasa tampilannya kurang pas dengan nuansa drama berlatar sejarah, sementara sebagian lainnya justru menganggap perubahan tersebut bukan masalah besar.
Pakar Punya Pandangan Berbeda
Leem So Yeon, profesor Universitas Dong-A yang meneliti industri bedah plastik Korea Selatan, ikut melihat kontroversi tersebut dari sudut pandang berbeda.

Menurutnya, persoalannya bukan semata-mata karena bibir Nana terlihat lebih penuh. Ada faktor lain yang membuat penampilannya terasa berbeda ketika ditempatkan dalam drama sejarah.
“Masalahnya mungkin bukan pada wajah atau bibirnya yang tidak cocok untuk drama sejarah, tetapi kesan janggal dari prosedur kosmetik modern dalam latar sejarah,” ujar Leem So Yeon.
Ia juga menilai anggapan bahwa perempuan pada era Joseon harus memiliki bentuk wajah tertentu sebenarnya tidak bisa dijadikan patokan mutlak.
Hal ini mengingatkan pada Lee Young Ae. Dulu, karakter wajahnya pernah dianggap terlalu memiliki kesan Barat. Namun, setelah sukses lewat Jewel in the Palace atau Dae Jang Geum, pandangan tersebut ikut berubah. Lee Young Ae kemudian justru lekat dengan citra kecantikan Korea.
Karena itu, penampilan Nana di The Scandal dinilai tidak bisa begitu saja dianggap salah hanya karena berbeda dari gambaran kecantikan tradisional.
Nana Belum Pernah Konfirmasi Soal Filler
Perbandingan foto Nana dari berbagai periode memang membuat isu filler bibir Nana semakin ramai. Warganet kemudian menghubungkan perubahan tersebut dengan prosedur estetika.
Tapi sampai sekarang, Nana tidak pernah menyatakan secara langsung bahwa dirinya menjalani filler bibir.
Mantan member After School tersebut justru sempat menyampaikan permintaan maaf melalui Bubble setelah penampilannya menjadi perbincangan.
“Jika bibirku membuat penonton merasa tidak nyaman, maka itu adalah kesalahanku. Kurasa itu adalah pilihan pribadi yang tidak tepat untukku sebagai seorang aktris,” tulis Nana.
Jadi, perdebatan soal Nana sebenarnya lebih luas dari sekadar bentuk bibir. Ada persoalan makeup, standar visual drama sageuk, sampai bagaimana penampilan modern seorang aktris diterima ketika masuk ke cerita berlatar masa lalu.
Yang jelas, soal filler tetap sebatas dugaan publik. Nana sendiri belum pernah memberikan konfirmasi bahwa perubahan pada bibirnya disebabkan prosedur tersebut.



